Faktor-faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Nutrisi Anak
Kebutuhan nutrisi anak sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Namun, kebutuhan nutrisi anak dapat berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor. Mari kita bahas tentang faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kebutuhan nutrisi anak.
1. Usia Anak
Usia anak adalah salah satu faktor yang paling penting dalam menentukan kebutuhan nutrisi mereka. Anak-anak yang lebih muda memerlukan nutrisi yang lebih banyak karena mereka sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak-anak yang berusia 1-3 tahun memerlukan sekitar 1.000-1.200 kalori per hari, sedangkan anak-anak yang berusia 4-6 tahun memerlukan sekitar 1.200-1.400 kalori per hari (WHO, 2018).
- Infant (0-12 bulan): 500-700 kalori per hari (WHO, 2018)
- Toddler (1-3 tahun): 1.000-1.200 kalori per hari (WHO, 2018)
- Preschooler (4-6 tahun): 1.200-1.400 kalori per hari (WHO, 2018)
2. Jenis Kelamin
Jenis kelamin anak juga dapat memengaruhi kebutuhan nutrisi mereka. Anak laki-laki cenderung memerlukan lebih banyak kalori dan protein daripada anak perempuan karena mereka memiliki massa otot yang lebih besar. Menurut Institut Kesehatan Nasional (NIH), anak laki-laki yang berusia 1-3 tahun memerlukan sekitar 1.100 kalori per hari, sedangkan anak perempuan yang berusia 1-3 tahun memerlukan sekitar 1.000 kalori per hari (NIH, 2020).
- Anak laki-laki (1-3 tahun): 1.100 kalori per hari (NIH, 2020)
- Anak perempuan (1-3 tahun): 1.000 kalori per hari (NIH, 2020)
3. Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik anak juga dapat memengaruhi kebutuhan nutrisi mereka. Anak-anak yang lebih aktif memerlukan lebih banyak kalori dan nutrisi untuk mendukung aktivitas mereka. Menurut American Heart Association (AHA), anak-anak yang berusia 6-12 tahun harus melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik moderat hingga intens setiap hari (AHA, 2020).
- Sedentary (tidak aktif): 1.000-1.200 kalori per hari (AHA, 2020)
- Aktivitas fisik moderat: 1.200-1.400 kalori per hari (AHA, 2020)
- Aktivitas fisik intens: 1.400-1.600 kalori per hari (AHA, 2020)
4. Kondisi Kesehatan
Kondisi kesehatan anak juga dapat memengaruhi kebutuhan nutrikan mereka. Anak-anak yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau alergi makanan, memerlukan nutrisi yang lebih spesifik. Menurut Akademi Nutrisi dan Dietetik (AND), anak-anak yang memiliki diabetes memerlukan nutrisi yang seimbang dan teratur untuk mengelola kadar gula darah mereka (AND, 2020).
- Diabetes: nutrisi yang seimbang dan teratur (AND, 2020)
- Alergi makanan: nutrisi yang spesifik dan menghindari makanan yang menyebabkan alergi (AND, 2020)
5. Lingkungan
Lingkungan anak juga dapat memengaruhi kebutuhan nutrisi mereka. Anak-anak yang tinggal di daerah yang memiliki akses terbatas ke makanan sehat memerlukan nutrisi yang lebih spesifik. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), anak-anak yang tinggal di daerah yang memiliki akses terbatas ke makanan sehat berisiko mengalami kekurangan gizi (FAO, 2018).
- Daerah urban: akses ke makanan sehat lebih baik (FAO, 2018)
- Daerah rural: akses ke makanan sehat lebih terbatas (FAO, 2018)
Dalam kesimpulan, kebutuhan nutrisi anak sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan lingkungan dapat memengaruhi kebutuhan nutrisi anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk memahami kebutuhan nutrisi anak dan memberikan mereka nutrisi yang seimbang dan sehat.