Desain Penelitian Exploratory Sequential Design: Pengertian, Sistematika, dan Analisis Data
Desain penelitian exploratory sequential design adalah salah satu jenis desain penelitian yang digunakan dalam penelitian kualitatif dan kuantitatif. Desain ini melibatkan pengumpulan data kualitatif terlebih dahulu, diikuti dengan pengumpulan data kuantitatif untuk memverifikasi hasil penelitian kualitatif. Kita akan membahas tentang pengertian, sistematika, dan analisis data dalam desain penelitian exploratory sequential design.
Pengertian Desain Penelitian Exploratory Sequential Design
Desain penelitian exploratory sequential design adalah suatu desain penelitian yang melibatkan pengumpulan data kualitatif terlebih dahulu, diikuti dengan pengumpulan data kuantitatif untuk memverifikasi hasil penelitian kualitatif (Creswell, 2014). Desain ini digunakan untuk memahami fenomena yang belum dipahami dengan baik dan untuk mengembangkan teori atau hipotesis.
Sistematika Desain Penelitian Exploratory Sequential Design
Sistematika desain penelitian exploratory sequential design adalah sebagai berikut:
1. Fase Kualitatif: Pengumpulan data kualitatif dilakukan terlebih dahulu untuk memahami fenomena yang belum dipahami dengan baik. Teknik pengumpulan data kualitatif yang dapat digunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen (Creswell, 2014).
2. Analisis Data Kualitatif: Data kualitatif dianalisis untuk mengidentifikasi tema, pola, dan konsep yang muncul. Teknik analisis data kualitatif yang dapat digunakan adalah analisis tema, analisis pola, dan analisis konsep (Braun & Clarke, 2006).
3. Pengembangan Hipotesis: Hasil analisis data kualitatif digunakan untuk mengembangkan hipotesis atau teori.
4. Fase Kuantitatif: Pengumpulan data kuantitatif dilakukan untuk memverifikasi hasil penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif yang dapat digunakan adalah sur, kuesioner, dan eksperimen (Creswell, 2014).
5. Analisis Data Kuantitatif: Data kuantitatif dianalisis untuk memverifikasi hipotesis atau teori yang dikembangkan. Teknik analisis data kuantitatif yang dapat digunakan adalah uji hipotesis, regresi, dan analisis varians (ANOVA) (Hair et al., 2010).
Analisis Data
Analisis data dalam desain penelitian exploratory sequential design melibatkan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dilakukan dengan menggunakan teknik seperti analisis tema, analisis pola, dan analisis konsep. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan teknik statistik seperti uji hipotesis, regresi, dan analisis varians (ANOVA).
Kelebihan Desain Penelitian Exploratory Sequential Design
Desain penelitian exploratory sequential design memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
- Dapat digunakan untuk memahami fenomena yang belum dipahami dengan baik
- Dapat digunakan untuk mengembangkan teori atau hipotesis
- Dapat digunakan untuk memverifikasi hasil penelitian kualitatif dengan menggunakan data kuantitatif
Kekurangan Desain Penelitian Exploratory Sequential Design
Desain penelitian exploratory sequential design juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:
- Memerlukan waktu dan sumber daya yang lebih banyak
- Memerlukan keahlian dalam analisis data kualitatif dan kuantitatif
Dalam kesimpulan, desain penelitian exploratory sequential design adalah suatu desain penelitian yang dapat digunakan untuk memahami fenomena yang belum dipahami dengan baik dan untuk mengembangkan teori atau hipotesis. Desain ini melibatkan pengumpulan data kualitatif terlebih dahulu, diikuti dengan pengumpulan data kuantitatif untuk memverifikasi hasil penelitian kualitatif.