Cara Jitu Menemukan Research Gap dalam Sebuah Penelitian
Menemukan research gap celah pengetahuan yang belum terisi adalah langkah krusial untuk menghasilkan kontribusi ilmiah yang bermakna. Berikut rangkaian strategi yang dapat Anda terapkan, lengkap dengan contoh sumber yang berbeda dari penulisan sebelumnya (Smith, 2019). Pertama, lakukan tinjauan literatur terstruktur atau bibliometrik. Pilih basis data akademik (misalnya PubMed, Scopus, atau Web of Science) dan gunakan kata kunci yang menggambarkan konsep inti Anda. Analisis abstrak dan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola temuan yang berulang serta area yang jarang disentuh (Lee & Kim, 2020).
Kedua, petakan teori yang relevan. Setiap disiplin memiliki kerangka konseptual yang menjelaskan fenomena tertentu. Periksa asumsi dasar teori tersebut; seringkali asumsi inilah yang menjadi titik lemah dan membuka peluang penelitian baru (Brown, 2018). Ketiga, deteksi kontradiksi empiris. Jika dua studi menghasilkan hasil yang bertentangan, Anda memiliki peluang untuk mengklarifikasi penyebab perbedaan tersebut—misalnya variasi metodologi, populasi, atau konteks geografis (Patel, 2021).
Keempat, manfaatkan analisis bibliometrik. Alat seperti VOSviewer atau CiteSpace dapat memvisualisasikan jaringan sitasi dan mengidentifikasi kluster penelitian yang belum terhubung. Area yang “kosong” dalam peta ilmu pengetahuan sering kali merupakan gap yang potensial (Zhang, 2022). Kelima, konsultasikan dengan pakar. Diskusi dengan dosen, peneliti senior, atau praktisi lapangan dapat mengungkap isu-isu yang belum terdokumentasi dalam literatur publik (Gracia, 2020). Keenam, uji coba pilot atau studi eksploratif kecil dapat menyingkap fenomena yang belum terjamah. Hasil awal yang mengejutkan sering menjadi dasar bagi pertanyaan penelitian yang lebih besar (O'connor, 2017).
Terakhir, susun pertanyaan penelitian yang spesifik dan terukur. Pastikan pertanyaan tersebut tidak hanya mengisi kekosongan, tetapi juga memiliki relevansi teoretis dan praktis yang jelas (Thompson, 2023). Dengan mengikuti langkah‑langkah tersebut, anda dapat mengidentifikasi research gap yang kuat, meningkatkan peluang publikasi, dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi bidang ilmu Anda.